Responsive Ad Slot

Entri yang Diunggulkan

Info : Cara Menjadi Pemandu Wisata Yang Baik

Ingin menjadi Pemandu Wisata yang berhasil. , Bekerja di  dalam ruangan, dan duduk berhadapan dengan meja serta tumpukan buku atau pun ber...

Ads Slot

Info : Peluang Bisnis Usaha Sablon

Sabtu, 13 Februari 2016

Sablon merupakan sebuah karya seni yang dituangkan dengan media t-shirt. Sablon ialah episode dari proses produksi pada industri garmen, divisi sablon memberi sentuhan selesai pada sebuah t-shirt biar lebih bernilai jual & menarik konsumen. Sablon merupakan paduan antara karya seni, tehnologi & skill. 

Sebelum kita mengulas lebih lanjut perihal dunia cetak sablon, sebaiknya kita tahu dulu perihal gambaran sablon sebetulnya. Yang disebut dengan sablon ialah cara penggandaan atau pemindahaan objek gambar kedalam media lain seperti, kertas, kain, t-shirt, kayu & lain sebagainya. Tujuan sablon ialah cara untuk melipat-gandakan citra gambar dalam jumlah yang banyak.

Mendesain sebuah gambar diharapkan kreatifitas & seni yang tinggi. Proses menggambar rujukan untuk t-shirt diharapkan fatwa yang masak biar gambar tersebut dapat di terima oleh selera pasar/konsumen. 

Proses sablon dari design gambar atau goresan pena perlu pemberian komputer biar design lebih prima tanpa ada kekeliruan. Sentuhan tehnologi tidak hanya berhenti pada level design gambar, ketika gambar sudah jadi, masih memerlukan negative film, proses pengecatan & lain sebagainya. 

Bagian Tenik Sablon

Tehnik sablon bergotong-royong mampu dipelajari oleh siapa pun, tahapannya pun tidak begitu rumit. Yang diharapkan hanya kecermatan & keseriusan dalam pelajarinya. Berikut ini episode simpel sablon gambar atau goresan pena pada t-shirt. 

1. Tehnik Sablon - Design Gambar 

Design gambar atau goresan pena merupakan episode pertama dari menerjemahkan sebuah ide/inspirasi kedalam gambar atau tulisan. Inspirasi tersebut didesain sedemikan rupa hingga menjadi sebuah gambar yang sesuai dengan harapan. 

Bagian membuat gambar ini mampu dilakukan secara manual, ialah digambar dengan pensil & spidol pewarna. Kelemahan menggambar manual ialah selain lama, apabila ada kekeliruan harus diulangi dari pertama lagi dengan memakai lembaran kertas gambar yang gres lagi. 

Cara ke dua dibantu memakai komputer dengan software pendukung design seperti, Coreldraw, Photoshop & lain sebagainya. Keunggulan mendesain gambar memakai komputer ialah meminimalisir kekeliruan citra gambar yang terbentuk sehingga jadinya sangat bagus & prima. Begitu juga kita mampu mempunyai bermacam warna yang di inginkan. Kelemahan memakai komputer hanya pada ketergantungan listrik. Apabila jaringan PLN mati, proses design ikut berhenti & terlambat. 

2. Tehnik Sablon - Pencetak Negatif Film 

Setelah design gambar selesai dengan prima, maka tahap ke dua design gambar tersebut diciptakan dalam format negatif film. Setelah negatif film diciptakan masih diolah ke dua, langkah selanjutnya ialah membuat stensil. Proses ini ialah memindahkan gambar/master pada screen atau stensil. Screen ini ada pori-pori kecil untuk memasukkan tinta pada permukaan kain. 

3. Tenik Sablon - Media Sablon 

Tahap selanjutnya ialah penentuan media sablon, ialah kain, t-shirt, polo shirt ataupun spanduk. Media-media sablon yang terbuat dari kain mempunyai keunggulan & kekurangan sendiri-sendiri. Jenis kain yang sering digunakan untuk media sablon ialah nylon & katon. Kain yang memiliki materi nylon sering dipakai untuk spanduk & umbul-umbul. 

T-shirt pun ada yang memiliki materi nilon. Biasanya untuk seragam sepak bola, seragam partai & media promosi yang lain. Keunggulan kain nilon ialah harga nya murah, sangat elestis, pori-porinya dapat menyerap tinta sablon dengan cepat & mudah kering. Kelemahan materi nilon antara lain mudah luntur apabila terserang hujan, keringat, warnanya pun cepat sirna, ketika digunakan merasa tidak nyaman di badan. 

Kain yang terbuat dari katun lebih disukai konsumen sebab terbuat dari kapas alami. T-shirt yang terbuat dari katun cepat menyerap tinta sablon, pori-pori kain besar & tidak mudah begeser. Apabila dipakai merasa nyaman di tubuh & cepat menyerap keringat. Kain katun sangat fleksibel digunakan pada bermacam iklim didunia. 

4. Tenik Sablon - Penyablonan 

Tahap selanjutnya ialah proses penyablonan pada permukaan kain. Permukaan kain yang akan disablon harus diratakan terlebih dulu dengan cara direntangkan pada papan triplek. Kemudian screen yang berisi citra gambar di isi tinta sablon. Setelah itu direkatkan pada permukaan kain. 

Supaya tinta sablon keluar dari pori-pori, maka harus diratakan & ditekan memakai rakel yang digerakan secara vertikal. Jika citranya hanya satu warna, maka proses penyablonannya cukup satu barangkali, lalu di jemur hingga kering. Tetapi apabila citra gambar berwarna, maka diharapkan 2 x penyablonan dengan screen yang berbeda sesuai dengan kebutuhan warna masing-masing. Tetapi untuk episode penyablonan ke dua, menanti tinta sablon terlebih dulu kering terlebih dulu. 

5. Tenik Sablon - Penjemuran 

Bagian paling selesai ialah penjemuran media yang sudah disablon. Penjemuran dibawah sinar matahari jadinya lebik baik & cepat kering. Tetapi ketika demam isu hujan, pengeringan dilakukan di indoor, langkahnya memakai media pembantu ialah petromak. Media sablon ditempatkan di sekitar petromak yang menyala. Kelemahan pengeringan indoor ialah perlu waktu yang lama & proses pengeringan tinta tidak prima.

Jenis Sablon

Jagad persablonan menengenal beberapa jenis sablon yang dibedakan dari jenis tinta & tekniknya. Berikut ini penjelasan beberapa jenis sablon yang di tawarkan pada konsumen. 

1. Sablon Digital 

Sablon digital merupakan penemuan dari tehnologi cetak secara instan & cepat. Tehnik sablon digital tidak membutuhkan proses & peralatan yang banyak ibarat sablon manual biasanya. Benda yang dibutuhkan untuk sablon digital ialah printerink jet dengan tinta khusus, kertas negatif & setrika. 

Cara menyablonnya pun cukup simpel. Citra gambar yang diambil konsumen diprint pada kertas negatif, kemudian direkatkan pada media kain t-shirt. Ratakan hingga benar- benar semuanya kertas rekat pada permukaan kain, kemudian disterika. Diamkan sesaat kemudian kertas tersebut dilepaskan. Sablon digital hanya cocok untuk konsumen yang inginkan order yang sedikit atau bahkan hanya satu saja. Harga nya pun relatif murah. 

2. Manual Sablon 

Tehnik ini ditangani secara manual dengan memakai tangan. Tehnik manual masih digunakan sebab jadinya dipercaya lebik baik & rapi. Hasil sablon dari proses manual banyak disukai konsumen dari pada sablon digital. Jenis tinta dari sablon manual semakin banyak & lengkap. Jenis tinta yang ada di pasaran, antara lain tinta sablon karet, sablon floaking & sablon UV yang mampu menyala dalam ruangan gelap. 

Itulah sepintas perihal dunia sablon yang mampu jadikan sebagai sumber pendapatan keluarga. Sablon merupakan usaha yang tidak mengetahui sepi, kapan pun pesan datang silih bertukar.

Latest