Responsive Ad Slot

Entri yang Diunggulkan

Info : Cara Menjadi Pemandu Wisata Yang Baik

Ingin menjadi Pemandu Wisata yang berhasil. , Bekerja di  dalam ruangan, dan duduk berhadapan dengan meja serta tumpukan buku atau pun ber...

Ads Slot

Info : Sablon Kaos Manual vs Sablon Digital

Jumat, 13 November 2015

Sudah barang pasti penyablonan dengan digital tidak banyak alat yang diharapkan menyerupai halnya penyambolan secara manual. Alat yang diharapkan hanya komputer & mesin printing yang didesain secara khusus untuk penyablonan. 

Baik secara manual ataupun digital, penyablonan dengan ke dua tehnik tersebut sudah pasti memiliki kelebihan & kekurangan masing-masing. Mungkin dari sisi kecepatan, hasil penyablonan akan lebih cepat apabila kita memakai tehnik digital dibanding dengan sablon manual. 

Sementara itu, penyablonan secara manual membutuhkan waktu yang lumayan lama apabila memperoleh objek sablon yang memerlukan bermacam warna & kerumitan gambar. Untuk memperoleh hasil sablon yang baik, penyablonan harus dilakukan dengan menganti film sablon sesuai dengan detail-detail gambar & warna yang di inginkan. 

Sedang dengan memakai printer digital, penyablonan mampu dilakukan tanpa harus ganti printer tersebut alasannya yaitu memang mesin itu didesain untuk melaksanakan penyablonan. 

Akan tetapi, mungkin dari sisi ketahanan & kekuatan, hasil sablon akan lebih unggul apabila memakai tehnik sablon secara manual dibanding dengan tehnik sablon secara digital. Bisa disebutkan, dengan sablon manual cat yang merekat pada objek sablon akan besar lengan berkuasa & tahan lama. 

Hal ini dikarenakan oleh proses manual akan lebih unggul dibanding mesin. Mesin akan mengalami rusaknya apabila dilakuakn secara berkala. Dipandang dari hasil gambar/design/tulisan/logo akan mejadikan hasil yang prima apabila dilakukan secara manual maupun digital.

Sablon Kaos Manual vs Sablon Digital

Secara umum untuk menyablon sebuah kaos ada dua cara yang mampu dilakukan. Pertama yaitu dengan melaksanakan sablon manual, yaitu menyablon dengan memakai materi kimia, menyerupai pengafdrukan photo zaman dahulu. Ke dua, dengan memakai sablon digital, yaitu memakai mesian khsus yang dapat menghantarkan panas. 

Menyablon manual mampu disebut masih tertinggal dengan menyablon secara digital. Ada beberapa kelemahan pada proses sablon manual itu, salah satunya prosesnya lebih rumit alasannya yaitu harus melewati beberapa bab lagi, menyerupai menyiapkan screen terlebih dulu & melaksanakan pengafdrukan sebelum mampu mulai menyablon. 

Sementara menyablon secara digital, kita hanya perlu memanaskan mesin, lalu pilih design, & mampu eksklusif memulai proses penempelan. Sederhana. Selain itu, apabila digunakan untuk kepentingan usaha, sablon manual mempunyai beberapa kekurangan di banding dengan sablon digital. Kekurangan tersebut, salah satunya sebagai berikut.
  1. Tidak praktis sehingga tidak mungkin mampu ikuti festival yang sering diselenggarakan di sebuah mall. 
  2. Ada pemakaian materi kimia yang beresiko bagi kesehatan. Misalnya ada dilema kulit alasannya yaitu materi kimia yang digunakan bersentuhan denga kulit. 
  3. Prosesnya memakan waktu yang lumayan lama alasannya yaitu kesannya tidak eksklusif kering. 
  4. Untuk banyak jumlah cetakan, sablon manual hanya mampu diciptakan di satu bahan. Selain itu, apabila memakai mesin single, modul tidak mampu ditukar. 
  5. Harga nya terbilang mahal dibanding dengan sablon digital.

Peralatan Sablon Manual vs Sablon Digital

Apabila sablon digital hanya membutuhkan peralatan berbentuk mesin sablon yang banyak di jual di pasaran, maka tidak demikian dengan peralatan untuk sablon manual. Ada beberapa peralatan yang harus disiapkan untuk dapat melaksanakan sablon manual. Alat tersebut, menyerupai yang sudah dijelaskan diatas yaitu sebagai berikut.
  1.  Screen, yaitu gasa yang biasanya terbuat dari polyester atau nylon. 
  2.  Rakel, yaitu alat sapu yang terbuat dari karet sintesis. 
  3.  Obat afdruk, biasanya berbentuk cairan kental atau emulsion. 
  4.  Alat pemoles obat afdruk, biasanya terbuat dari mika atan mampu juga memakai kuas. 
  5.  Bantalan hitam untuk mengepress film pada screen. 
  6.  Tinta atau cat sablon.
Nah, apabila Teman-teman merencanakan untuk membuat sebuah usaha sablon, sekurang-kurangnya pikirkan lebih dahulu jenis penyablonan mana yang baiknya diambil biar kesannya optimal & tidak mengecewakan.
Recent Search Term : ####

Latest

Blog Archive

Hit Me