Responsive Ad Slot

Entri yang Diunggulkan

Info : Cara Menjadi Pemandu Wisata Yang Baik

Ingin menjadi Pemandu Wisata yang berhasil. , Bekerja di  dalam ruangan, dan duduk berhadapan dengan meja serta tumpukan buku atau pun ber...

Ads Slot

Info : Pengertian dan Tugas Distributor

Minggu, 01 November 2015

Distributor sudah pasti terkait dengan distribusi. Secara umum, distribusi merupakan aktivitas menyalurkan barang dari produsen ke tangan konsumen. Secara simpel dapat disebutkan bahwa biro yaitu orang atau instansi yang menyalurkan barang atau layanan dari produsen ke tangan konsumen.

Pengertian Distributor

Pada awal mulanya sudah dijelaskan perihal pengertian distributor. Tetapi, kita akan membahasnya lebih jauh pada bab ini. Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), biro yaitu orang atau tubuh yang bertugas mendistribusikan barang (dagangan), penyalur. Selain itu, biro dapat juga disebutkan sebagai penghubung yang menyalurkan barang dari pabrikan (manufacturer) ke pengecer (retailer). 

Setelah satu barang dihasilkan oleh pabrik, barang tersebut lalu diantar (dapat juga disebutkan barang itu di jual) pada distributor. Distributor lalu menjual barang tersebut pada pengejer atau eksklusif pada konsumen.

Tugas Distributor

Distribusi merupakan aktivitas ekonomi yang menjembatani aktivitas produksi & konsumsi. Karena distribusi, barang & layanan dapat hingga ke tangan konsumen. Dengan demikian manfaat dari barang & layanan akan lebih meningkat setelah dapat dikonsumsi. 

Distributor diperbolehkan untuk menaikan harga jual & mengambil keuntungan. Kegiatan distribusi memang membutuhkan layanan seseorang distributor. Itu alasannya yaitu tidak seluruhnya produsen dapat pasarkan hasil produksinya eksklusif pada konsumen. Amati beberapa misal berikut ini. 

  • Seseorang petani yang mempunyai sawah dengan luas 100 hektar memperoleh hasil panen yang melimpah. Beras hasil panen dengan jumlah yang melimpah tersebut pasti tidak ia jual eksklusif pada konsumen. Menjual hasil panen dengan jumlah yang banyak eksklusif pada konsumen pasti akan merepotkan petani tersebut. Oleh alasannya yaitu itu, petani tersebut membutuhkan layanan biro semoga beras hasil panennya dapat di jual pada pengecer atau eksklusif ke tangan konsumen. 
  • Seseorang peternak sapi mempunyai 25 ekor sapi perah. Sapi-sapi tersebut menghasilkan susu sekitar 250-300 liter susu /hari. Apabila susu hasil produksinya tersebut harus ia jual sendiri pada konsumen pasti akan membutuhkan waktu yang lama. Susunya pun akan menjadi tidak segar lagi atau basi. Untuk mempermudah pekerjaan menjual susu ke tangan konsumen, peternak tersebut dapat menjual susunya pada biro terlebih dulu. Pekerjaan biro yaitu untuk menyalurkan susu tersebut ke beberapa pengecer atau di jual eksklusif pada konsumen. 
  • Sebuah pabrik sepatu menghasilkan sepatu 1000 gunakan sepatu dalam waktu 1 minggu. Apabila karyawan pabrik harus menjual sepatu hasil produksi eksklusif pada konsumen pasti akan mengganggu proses produksi setelah itu. Biasanya pabrik akan menjual sepatu hasil produksinya pada distributor. Pekerjaan biro yaitu untuk menjual sepatu-sepatu tersebut pada konsumen.
  • Sebuah pabrik peralatan elektronik menghasilkan bermacam peralatan elektronik setiap hari. Hasil produksinya pasti tidak sedikit. Sama dengan pabrik sepatu, apabila karyawan pabrik yang harus pasarkan eksklusif hasil produksi pabrik pasti akan mengganggu proses produksi. Dengan demikian, untuk pasarkan hasil produksi pabrik diharapkan biro semoga beberapa barang hasil produksi dapat di jual pada konsumen.

Dari contoh-contoh tersebut dapat di ambil rangkuman, bahwa dalam pasarkan barang dalam jumlah yang besar diharapkan layanan distributor, baik secara perorangan atau sebuah badan/instansi. Distributor bertugas untuk menyalurkan atau pasarkan hasil produksi dari produsen eksklusif ke tangan konsumen atau melalui pengecer.

Secara umum, pekerjaan biro yaitu sebagai berikut :

  • Membeli barang & layanan dari produsen atau pedagang yang semakin besar. 
  • Mengklasifikasi barang atau memisahnya sesuai dengan jenis, ukuran, & mutunya. 
  • Mengenalkan barang atau layanan yang diperdagangkan pada konsumen, misalnya dengan reklame atau iklan.

Lokasi Pemasaran Distributor

Biasanya dalam melaksanakan proses penyaluran atau pemasaran barang, biasanya biro mempunyai lokasi pemasarannya sendiri. lokasi pemasaran itu akan memberi batasan bagi biro untuk menyalurkan barang yang akan didistribusikan. Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan untuk memastikan lokasi pemasaran satu hasil produksi untuk kelancaran proses penyaluran barang, yakni sebagai berikut. 

1. Memastikan Lokasi bagi Distributor - Amati Karakter Pasar 

Karakter pasar & tempat konsumen yang akan menjadi target penjualan. Dengan tahu abjad pasar & tempat konsumen, biro akan tahu jenis barang yang akan disalurkan pada pengecer atau di jual eksklusif pada konsumen. 

Untuk beberapa barang menyerupai sembako, pasti satu tempat mempunyai kebutuhan yang sedikit berbeda dengan tempat yang lain. Misalnya, di Pulau Jawa pasti semakin banyak biro beras alasannya yaitu sebagian besar masyarakat konsumsi beras sebagai makanan pokok. Sementara itu, di Pulau Papua pasti akan semakin banyak biro sagu alasannya yaitu sebagian besar orang-orangnya konsumsi sagu sebagai makanan pokok.

2. Memastikan Lokasi bagi DIstributor - Amati Instansi Pemasaran 

Lembaga-lembaga pemasaran, yakni pedagang-pedagang penghubung untuk menjual hasil produksi juga menjadi pertimbangan. Distributor harus memperhitungkan lembaga-lembaga pemasaran yang lain ketika menyalurkan hasil produksi. Itu alasannya yaitu tidak seluruhnya biro dapat eksklusif pasarkan hasil produksi ke tangan konsumen. 

Kadang-kadang diharapkan penghubung yang lain, menyerupai pengecer, untuk menjual hasil produksi pada konsumen. Misalnya, biro miyak goreng menjual minyak goreng pada pengecer, lalu pengecer akan menjual minyak goreng pada konsumen.

3. Memastikan Lokasi bagi Distributor - Ingindalian Persediaan Pada Satu Wilayah 

Ingindalian persediaan, yakni mengambil keputusan tingkat persediaan barang yang ekonomis. Distributor harus memperhatikan ada persediaan hasil produksi. Sebagai mana kita kenali, semakin sedikit hasil produksi maka harga nya akan semakin mahal. Masyarakat pun akan merasa tidak aman, apalagi apabila barang yang sedikit persediaannya tersebut termasuk juga dalam barang sembako. Oleh alasannya yaitu itu, biro perlu juga menanggung ketersediaan barang produksi di lokasi pemasarannya.

4. Memastikan Lokasi bagi Distributor - Amati Jaringan Transportasi 

Jaringan transportasi untuk mempermudah pengangkutan barang. Transportasi sangat diharapkan untuk mengangkut barang hasil produksi, baik dari produsen pada biro ataupun dari dsitributor pada konsumen. Semakin baik jaringan transportasi satu lokasi, biro akan semakin mudah menyalurkan barang hasil produksi ke tangan konsumen.

Contoh Distributor

Seperti sudah kita kenali berbarengan, biro itu bertugas menyalurkan barang dari produsen hingga hingga ke tangan konsumen. Distributor memunyai kekuatan untuk membeli barang dalam jumlah yang besar dari tangan produsen, lalu meyalurkannya pada sub biro atau pengecer langsung. Berikut ini beberapa misal biro berdasar pada barang yang disalurkannya. 

  • Distributor Sembako. Sebagai barang yang paling diharapkan dalam kehidupan orang, sembako merupakan barang yang paling di cari oleh masyarakat. Oleh alasannya yaitu itu, biro sembako jumlahnya sangat banyak. Biasanya biro sembako mempunyai taktik untuk menyalurkan barang yang dipasarkannya pada banyak pengecer sehingga barang lebih mudah terjual pada konsumen. 
  • Distributor Barang Kepentingan Rumah Tangga. Seperti sembako, beberapa barang kepentingan rumah tangga menyerupai deterjen & sabun juga banyak diharapkan oleh masyarakat walau tidak sejumlah sembako. Para biro untuk barang-abarang kepentingan rumah tangga juga mempunyai taktik untuk menyalurkan barang yang dipasarkannya pada banyak pengecer sehingga barang lebih mudah terjual pada konsumen. 
  • Distributor Baju & Sepatu. Baju & sepatu memang menjadi kepentingan orang juga. Tetapi, beberapa barang ini tidak harus dibeli sekerap beberapa barang sembako atau beberapa barang kepentingan rumah tangga yang lain. Oleh alasannya yaitu itu, biro baju & sepatu tidak menyalurkan barang-barangnya pada banyak pengecer. Mereka akan lebih melihat lokasi pemasaran & taktik pasarkan barang yang sempurna semoga konsumen ingin membeli barang tersebut. 
  • Distributor Peralatan Elektronik. Seperti barang baju & sepatu, peralatan elektronik juga diharapkan oleh masyarakat. Beberapa barang ini dapat fungsinya sebagai hiburan atau membantu aktivitas sehari-hari masyarakat. pemasaran barang ini dapat dengan melihat lokasi pemasaran & taktik pasarkan barang yang sempurna semoga konsumen ingin membeli barang tersebut. 
  • Distributor Kendararaan Bermotor. Kendaraan bermotor merupakan barang elegan yang hanya dapat dibeli oleh sebagian kecil masyarakat. Distributor harus menyalurkan taktik yang efisien untuk menyalurkan beberapa barang ini semoga ada konsumen yang ingin membelinya. 
  • Distributor Layanan. Distributor tidak cuma diharapkan untuk menyalurkan barang. Distributor juga diharapkan untuk menyalurkan layanan, misalnya tenaga kerja. Distributor ini akan menyalurkan tenaga kerja yang ia tampung pada konsumen yang membutuhkan mereka, baik didalam negeri maupun luar negeri.

Apakah menjadi biro oli merupakan pilihan yang sempurna sebagai lahan usaha? Tanpa pengetahuan perihal oli, jangan coba-coba menjadi biro oli. Pengetahuan perihal barang itu sangat penting. Jika dilema cinta pada barang yang akan menjadi wadah melaksanakan bisnis, itu perkara lain. Cinta itu bagaimanapun mampu ditumbuhkan bersamaan dengan bergulirnya waktu. Intinya jikalau jiwa & cinta belum ke arah menjadi biro oli namun peluang ternyata ada pada jalur biro oli, ambillah dahulu. 

Buat jadi peluang itu sebagai kemudahan belajar. Nanti bila cinta pada oli ternyata terpupuk dengan baik, lanjutkan. Namun bila cinta pada oli itu tidak tumbuh juga, tinggalkan & mencari peluang usaha lain. Teori mungkin tampak mudah namun bantu-membantu memang semudah itu. Banyak pengusaha yang putar haluan setelah menjadi biro oli untuk beberapa ketika. Ternyata usaha oli itu tidak selicin olinya. Tetap harus apa pun yang ada di depan mata, ketika peluang itu menjadi biro oli, hantam dahulu.
Recent Search Term : ####

Latest

Blog Archive

Hit Me