Responsive Ad Slot

Entri yang Diunggulkan

Info : Cara Menjadi Pemandu Wisata Yang Baik

Ingin menjadi Pemandu Wisata yang berhasil. , Bekerja di  dalam ruangan, dan duduk berhadapan dengan meja serta tumpukan buku atau pun ber...

Ads Slot

Info : Cara Menjadi Distributor Oli

Minggu, 01 November 2015

Melakukan bisnis itu tidak mudah. Banyak halangan. Banyak cobaan. Namun apakah seluruhnya halangan & seluruhnya cobaan itu harus menenggelamkan cita-cita untuk menjadi seseorang pelaku bisnis? Bagi seseorang pelaku bisnis sejati, hidupnya yakni bisnisnya. Halangan & cobaan itu hanya adegan dari seni membenahi hidup. Pun ketika Teman-teman mengambil keputusan untuk menjadi seseorang agen oli. 

Bermacam usaha dicoba sebelum menemukan oase usaha yang sebetulnya. Begitu juga dengan langkah awal sebagai agen oli. Ada beberapa hal yang harus disediakan.

1. Hal yang Harus Disiapkan Sebelum Menjadi Distributor Oli - Analisa Pasar

Pertama yakni analisa pasar. Adakah pasar yang akan mendukung usaha sebagai agen oli? Apabila jawabannya ada. Berapakah banyak kurang lebih perembesan pasar pada barang oli yang akan di jual? Jika cukup banyak & cukup menguntungkan, barulah pikirkan kawasan yang akan dipakai sebagai gudang & kantor. Setelah itu buat persiapan armada angkutan seumpama truk Colt diesel, pick up, truk Fuso, & lain-lain.

2. Hal yang Harus Disiapkan Sebelum Menjadi Distributor Oli - Siapkan Tenaga Kerja

Ke dua, untuk mendukung usaha sebagai agen oli tersebut, dibutuhkan pinjaman & pihak lain, seperti, karyawan. Untuk perusahaan yang gres di buka, mungkin pengrekrutan karyawan dibatasi. Yang dibutuhkan oleh perusahaan agen oli yang gres yakni tim pemasaran yang selain tahu wacana barang yang akan di pasarkan, juga memahami pasar & bagaimanakah memperoleh penawaran di beberapa calon konsumen. 

Perang harga mungkin terjadi. Oleh sebab itu service tepat menjadi salah satu kunci sukses tidaknya sebuah perusahaan agen oli. Selain tim pemasaran yang solid, seseorang pekerja yang bertanggungjawab pada bidang manajemen juga tidak kalah besar perannya. 

Tanpa pembukuan & pengarsipan yang baik, sebagai agen oli Teman-teman pasti akan kewalahan, para petugas yang ada di lapangan pasti akan memperoleh kesusahan yang luar biasa terlebih ketika penawaran banyak masuk. Kadang-kadang banyak penawaran yang masuk akan menjadi duduk perkara sendiri. Apalagi konsumen biasanya akan membayar pesanan paling cepat satu bulan selanjutnya. 

Bagi perusahaan agen oli yang gres berdiri, situasi ini mampu membuat pusing. Untuk mengatasinya, salah satu pemecahannya yakni dengan melibatkan pihak ketiga. Pihak ketiga ini mampu disebut sebagai pemegang modal untuk jenis penawaran khusus. 

Sudah pasti ada pembagian keuntungan yang sudah disetujui pada awal mulanya. Prinsip ‘dari pada kalah 100%, mending memberi kemenangan pada orang lain namun masih terus merasakan enaknya kemenangan’, jangan-jangan menjadi salah satu inspirator beberapa orang yang mempraktikkan cara ini dalam perusahaan disributor oli-nya. Tidak jadi duduk perkara prinsip apa yang digunakan seandainya kesudahannya halal.

Pengetahuan Sebagai Pengusaha Distributor Oli


Belajar itu tidak ada habisnya. Bagi seseorang pelaku bisnis, berguru itu yakni napas. Jika tidak belajar, itu berarti napas berhenti & mati. Apa lagi yang harus dipelajari oleh seorang yang bergerak di perusahaan agen oli? 

Sebagai seseorang yang berminat untuk menjadi seseorang agen oli, sudah pasti bahasa yang digunakan dalam menandakan setiap barang oli yang dihasilkan oleh bermacam perusahaan baik yang ada di Indonesia ataupun perusahaan oli yang berasal dari negara lain. 

COO atau Certificate Of Originality yang merupakan satu pembuktian jikalau oli yang di pasarkan itu yakni oli asli & bukan oli tiruan. Yaitu satu hal yang sangat merugikan pihak agen oli pada ketika ternyata oli yang mereka memasarkan merupkan oli palsu. 

Oli palsu ini dapat menjadikan kerusakan mesin dengan cepat. Jika hal ini terjadi, tamatlah perusahaan agen oli tersebut. Jikalau tidak tamat, mungkin perusahaan agen oli Teman-teman akan mati perlahan-lahan atau sulit untuk memperoleh kepercayaan dari konsumennya. 

Setelah COO, ada COA atau Certificate Of Analysis. Surat informasi satu ini biasanya ada pada barang impor. Misalnya, produk-prosuk dari Shell, Mobil, Esso, Keseluruhan, & lain-lain. Perusahaan agen oli harus mengecek seluruhnya informasi yang ada di COA tersebut. 

Di COO dijelaskan batch Number (tanggal-bulan-tahun produksinya dan kapan kadaluarsanya). Pada COA dijelaskan juga cara mengatasi jenis oli tertentu & spesifikasinya. Misalnya, SAE (Sociaty Automotive Engineering atau standard kekentalan oli untuk otomotif). Kekentalan ini misalnya dilambangkan dengan SAE 20-50w. Seseorang agen oli mutlak tahu. 

Selain itu, agen oli juga mutlak tahu bahwa juga ada informasi wacana density (berat jenis oli), ISO (International Standard Oganisation) yang menyampaikan standard kekentalan oli yang dipakai untuk industri. 

Biasanya sebelum pasarkan oli tertentu, perusahaan agen oli sudah memperoleh kursus dari pihak perusahaan yang menghasilkan oli tersebut. Kursus tersebut berbentuk pengetahuan wacana barang, cara penggunaan, duduk perkara yang mungkin terjadi & cara mengatasinya. Pun cara pemasarannya. 

Apabila terjadi duduk perkara yang seumpamanya tidak mampu diatasi oleh pihak agen oli, maka pihak produsen oli akan memberi pinjaman tehnis yang diperlukan. 

Kerja sama yang sangat baik antara perusahaan agen oli & perusahaan yang menghasilkan oli tersebut akan sangat memastikan apakah usaha oli akan jalan dengan lancar atau tidak. Oli yang sangat dibutuhkan dalam mendukung kelancaran sebuah mesin memang harus diperlakukan secara lebih istimewa. 

Keuntunganyang menjanjikan cukup bagus. Satu drum oli mampu memberi keuntungan Rp 200.000–Rp 300.000. Jika dalam satu bulan satu perusahaan pesan 100 drum secara regular untuk waktu satu tahun, sudah mampu dihitung berapakah keuntungannya. Rp 200.000 dikalikan 100 drum dikalikan 12 bulan. Makmurlah perusahaan agen oli tersebut. Asal dapat menjaga konsumen lama & terus memperoleh konsumen baru, perluasan sayap perusahaan agen oli tentu mampu dilakukan.

Kendala Perusahaan Distributor Oli

Masalah yang dihadapi oleh perusahaan agen oli hampir sama dengan duduk perkara yang dihadapi oleh perusahaan agen lain. Misalnya, pengangkutan. Apabila perusahaan agen oli tidak memiliki armada pengangkutan yang cukup handal, pengiriman oli ke konsumen mampu tersendat. Kekecewaan yang dihadapi oleh konsumen mampu beresiko penurunan pesanan pada periode pemesanan selanjutnya. 

Selain pada pengangkutan, perang harga dengan para perusahaan agen oli yang lain mampu saja terjadi. Ada pengoplosan oli juga mampu membuat oli asli merana meskipun mungkin tidak terlalu lama. Situasi ini harus disikapi dengan kematangan style melaksanakan bisnis yang cukup mapan. 

Namun bagi pemula yang gres membuka perusahaan agen oli, hal ini mampu membuat kepala pecah jikalau situasi emosi tidak stabil. Berteman dengan sesama pengusaha yang emosinya lebih mampu terbangun yakni salah satu penguat jiwa pengusaha. 

Oleh sebab itu, tidak ada kelirunya membuat kelompok pengusaha agen oli. Selain persaingan mampu sehat juga untuk sama-sama melindungi keadaan kejiwaan masing-masing ketika terjadi duduk perkara yang cukup pelik.
Recent Search Term : ####

Latest

Blog Archive

Hit Me