Responsive Ad Slot

Entri yang Diunggulkan

Info : Cara Menjadi Pemandu Wisata Yang Baik

Ingin menjadi Pemandu Wisata yang berhasil. , Bekerja di  dalam ruangan, dan duduk berhadapan dengan meja serta tumpukan buku atau pun ber...

Ads Slot

Info : BABE Bandung Alias Barang Bekas Bandung

Jumat, 13 November 2015

Bagaimanakah kwalitas barang bekas Bandung? Mendengar kata barang bekas, maka dibenak akan muncul deskripsi wacana objek yang sudah tidak terpakai atau habis masa pakainya. Barang bekas biasanya tertumpuk di belakang rumah atau gudang penyimpanan khusus barang bekas. Semakin lama dilewatkan jumlahnya akan semakin menggunung & memenuhi semua penjuru tempat. 

Barang bekas tidak seluruhnya harus final ditempat sampah kemudian di daur lagi menjadi materi baku barang baru. Untuk jenis tertentu, barang bekas masih menaruh nilai ekonomi yang tinggi walau kondisinya tidak 100% lagi. Beberapa barang tersebut secara kasat mata tampak usang & ketinggalan zaman. Tetapi malah demikian sebaliknya, semakin lama tahun membuatnya, maka barang semakin antik & semakin mahal. 

Setiap kota mempunyai pusat jual beli barang bekas bernilai tinggi dengan koleksi bermacam, satu diantaranya Kota Bandung. Ada sebuah toko yang sudah terkenal, yakni Babe Bandung yaitu kependekan dari Barang Bekas Bandung. Arti ini menunjuk pada tempat penjualan barang bekas yang sudah teratur di banding pedagang kaki lima di sebuah lokasi di Bandung. 

Tata letak yang di atur teratur membuat pasar barang bekas disana menjadi trade mark gres kota yang populer dengan Gedung Satenya ini. Eksistensi pasar barang bekas dapat dibuktikan dapat mendongkrak nilai ekonomi barang bekas. Tanpa diakui juga, pasar barang bekas menumbuhkan kembali kehadiran pasar tradisional yang mulai hilang di dalam himpitan swalayan & minimarket. 

Mencari kehadiran pasar barang bekas di Bandung tidak begitu susah alasannya sudah di kenal masyarakat luas. Di samping itu, pasar-pasar tersebut tempati beberapa tempat strategis tertentu. Bahkan tanpa koordinasi systematis, para pedagang barang bekas Bandung berkumpul menurut jenis barang yang di jualnya. Hal ini tentu mempermudah bagi pencari barang bekas menemukan tempat barang yang diperlukan. 

Para pemburu barang bekas sekarang ini tidak cuma didominasi oleh masyarakat ekonomi kelas bawah. Tetapi, masyarakat kalangan ekonomi menengah ke atas juga berlomba memperoleh barang incarannya. Berikut ini beberapa tempat jalan yang menjadi ‘markas besar’ para pedagang barang bekas.
  • Cikapundung, yaitu nama jalan tempat berdagang barang bekas elektronik & barang bekas yang lain menyerupai sepeda, mesin tik, & mesin jahit. Pedagang majalah & buku bekas, baik dalam negeri ataupun asing, juga berlokasi tidak jauh dari Pasar Cikapundung.  Jalan Dewi Sartika, dihuni oleh para pedagang buku & majalah dan kaset bekas di depan toko baju. Disini koleksi buku pedagang semakin banyak di banding pedagang yang berjualan di Jalan Cikapundung. 
  • Jalan Banceuy, menjadi tempat favorite para penggila otomotif alasannya dapat diketemukan beragam jenis komponen kendaraan. Bahkan, acara bongkar-pasang komponen mesin kendaraan dilakukan di selama jalan ini. 
  • Jalan Jatayu, ada beberapa ratus lapak pedagang onderdil bekas kendaraan, baik roda empat ataupun roda dua. Di jalan ini dapat dapat didapati kesibukan layanan pemasangan komponen kendaraan. Alat-alat elektronik & perlengkapan kamar mandi menyerupai wastafel & bath tub juga terlihat menghiasi Jalan Jatayu. 
  • Jalan Jamika, menjual barang bekas memiliki materi kayu menyerupai papan, kusen pintu, jendela, dan perlengkapan rumah tangga yang lain. 
  • Jalan Cigereleng, menjadi tujuan untuk beroleh kepentingan membangun bangunan. Ada banyak kios yang menjual & membeli material bangunan bekas menyerupai kayu, genting, pintu, seng, kerikil bata, & sebagainya. 
  • Jalan Cikudapateuh, sudah di kenal fungsinya sebagai pasar barang bekas yang sediakan sepatu & baju bekas mulai semenjak tahun 1960. Bersamaan dengan perkembangan industri busana atau baju, jalan ini ketika ini hanya menjual sepatu-sepatu gres seharga 30 ribu rupiah hingga 200 ribu rupiah. 
  • Jalan Palasari, disukai para penggemar buku dari kawasan hingga luar negeri alasannya menjadi pusat penjualan buku gres & bekas. Jenis buku bekas yang banyak di cari yakni buku pelajaran, diktat kuliah, novel, komik, & kamus. Nama Palasari bahkan di kenal hingga se-Asia Tenggara alasannya harga buku bekas disana lebih murah tujuh puluh % dari harga buku gres di toko buku resmi. 
  • Jalan Astana Anyar, menjadi tujuan para pencari suku cadang elektronik & sepeda motor kwalitas second. Disini biasanya para pedagang membuka lapak dagangannya diatas jalan & taman. Dagangan di Jalan Astana Anyar beragam, dari mulai baju, sepatu, sepeda, kacamata, DVD, handphone, suku cadang alat elektronik, & onderdil sepeda motor. 
  • Jalan Cihaurgeulis, ada di pusat Kota Bandung sediakan bursa buku, tepatnya di Pasar Cihaurgeulis lantai dua. 
  • Jalan Cihapit, menjadi tujuan pencari barang yang termasuk langka, dari mulai tape mobil, kaset bekas, sepatu, baju, jaket kulit, hingga onderdil kendaraan. 
  • Jalan Malabar, merupakan tempat transaksi jual beli & ganti lebih untuk barang bekas menyerupai sepeda, meja kantor, bangku lipat, hingga etalase beling alumunium dengan harga lebih murah 30 % hingga 40 % dari harga toko. Misalnya, sepeda angin gres di tawarkan dengan harga 10 hingga 15 % lebih murah.

Jenis Barang Bekas

Melihat begitu banyak peminat barang bekas dikarenakan barang second masih mempunyai nilai jual tinggi, dengan sedikit perbaikan & polesan. Konsumen merasa senang alasannya beroleh harga barang jauh lebih murah dari harga baru. Di samping itu, konsumen beroleh barang bekas dengan keadaan fisik yang hampir menyamakan kwalitas aslinya. Sekurang-kurangnya, ada lima jenis barang bekas yang mempunyai nilai beli tinggi & banyak diminati oleh konsumen barang bekas. 
  • Pertama, barang bekas yang mempunyai nilai koleksi atau sering dibeli untuk menaikkan jumlah koleksi pribadi. Salah satunya yakni perangko, piringan hitam, kaset, komik, novel, & sebagainya. 
  • Ke dua, barang bekas yang masih menaruh nilai seni & estetika. Misalnya lukisan, ukiran, patung, karya instalasi, & sebagainya. Beberapa barang kelompok yang biasanya di buat oleh para seniman populer ini tampak cantik sebagai pajangan dirumah atau kantor. 
  • Ketiga, barang bekas bernilai historis & barang peninggalan zaman dulu yang menjadi saksi sejarah. Misalnya sepeda kuno, pedang tentara Jepang, keris, teropong, & sebagainya. 
  • Ke empat, barang bekas yang bermanfaat untuk media evaluasi menyerupai mikroskop, bola dunia, puzzle, & peralatan impor. 
  • Ke lima, barang bekas bernilai fungsional untuk rumah tangga, misalnya kulkas, sofa, almari, AC, TV, radio, & sebagainya.

Tips Usaha Barang Bekas

Usaha barang bekas sejatinya mempunyai prospek yang menguntungkan, sehingga terbuka sebuah peluang besar mencapai rejeki dengan membuka kios atau toko barang bekas. Tinggal memastikan jenis barang bekas yang akan ditelateni sebagai barang dagangan. Berikut ini sedikit tips bagi para pebisnis yang tertarik tekuni usaha barang bekas biar tidak mengalami kerugian besar.
  • Cermat dalam pilih barang bekas yang layak jual & berkondisi. 
  • Rajin mencari barang bekas di beberapa tempat & waktu yang dapat di jual lagi dengan harga lebih tinggi. 
  • Berlaku jujur pada konsumen wacana keadaan barang & mengambil keputusan harga yang layak untuk barang tersebut. 
  • Menjaga barang dagangan biar mutunya tidak semakin alami penurunan & terus tampak menarik minat calon konsumen. 
  • Memberi service tepat dengan penuh kesabaran memenuhi ajakan konsumen sebagai bab dari cara berdiri reputasi. 

Latest

Blog Archive

Hit Me