Responsive Ad Slot

Entri yang Diunggulkan

Info : Cara Menjadi Pemandu Wisata Yang Baik

Ingin menjadi Pemandu Wisata yang berhasil. , Bekerja di  dalam ruangan, dan duduk berhadapan dengan meja serta tumpukan buku atau pun ber...

Ads Slot

Info : Usaha Budidaya Jamur Tiram

Selasa, 29 September 2015

Keunggulan usaha jamur tiram 

Usaha budidaya jamur tiram yaitu salah satu bentuk peluang bisnis yang mempunyai prospek indah untuk di kembangkan. Karena harga nya jualnya cukup tinggi.

Walau mahal, jamur tiram terus di cari oleh banyak orang. Alasannya alasannya rasanya yang lezat, tidak berbeda jauh dengan daging sapi atau ayam. Selain itu dengan rajin konsumsi jamur tiram indah juga untuk melindungi kesehatan & kesehatan tubuh. 


Alasan yang lain ialah untuk melaksanakan produksi, proses yang harus dilakukan tidak begitu rumit & susah. Apalagi bahan-bahannya juga sangat mudah untuk diperoleh.

Demikian juga dengan pemasarannya. Asal sudah mempunyai kenalan, maka begitu masa panen tiba, pasti akan didatangi oleh para pedagang atau konsumen yang ingin segera membeli hasil budidaya jamur tiram kita. Setelah itu kita mampu segera melaksanakan proses produksi gres lagi & seterusnya.

Kelas & Habibat Jamur Tiram

Jamur tiram merupakan salah satu kelas fungi yang banyak dibudidayakan oleh para petani jamur. Hal tersebut dikarenakan oleh manfaat dan manfaat yang mampu diperoleh dari tumbuhan jamur tersebut. Akan tetapi, sebelum kita bicara wacana cara membudidayakan jamur tiram, kita juga akan bicara terlebih dulu wacana kelas & habitat dari jamur tiram.

Jamur tiram yaitu tanaman dari kelas fungi dengan tangkai yang memiliki bentuk menyamping sehingga jamur tiram juga mempunyai nama latin yang berarti tangkai yang menyamping menyerupai tiran, yaitu Pleurotus Ostreatus.

Bagian tudung jamurnya mempunyai variasi warna yang aneka macam macam, menyerupai warna hitam, cokelat, abu-abu, & putih dengan permukaan yang berdiameter 5 hingga 20 cm adegan licinnya. Jamur tiram juga memiliki spora yang berbetuk batang dengan ukuran 8 hingga 11 kali 3 hingga 4 mikrometer. Miselianya berwarna putih & mampu tumbuh dalam waktu yang relatif cepat.

Jamur tiram mampu didapati di alam bebas yang berupa hutan pegunungan dengan kadar udara yang sejuk selama sepanjang tahun. tubuh buahnya terlihat sama-sama bertumpuk diatas permukaan batang pohon yang sudah terlihat lapuk, atau mampu juga tumbuh pada pokok batang pohon yang sudah ditebang kawasan jamur tersebut tinggal.

Dengan begitu, dalam membudidayakan jamur tiram, diharapkan pengetahuan wacana siklus hidup dan habitat kawasan jamur tersebut tumbuh supaya perkembang biakkan jamur mampu berkembang dengan baik menyerupai halnya di hutan liar.

Siklus Hidup Jamur Tiram

Pertumbuhan jamur tiram mampu ditemui dengan dua jenis perkembangbiakkan, yakni secara seksual & aseksual. Perkembangbiakkan dengan cara seksual biasanya terjadi melewati penyatuan dua jenis hifa yang keduanya bertindak sebagai gamet betina & gamet jantan sehingga membentuk bakal jamur yang disebut zigot. Zigot tersebut nantinya akan beralih menjadi primodia dewasa.

Berbeda dengan cara perkembangbiakkan seksual, perkembangbiakkan jamur dengan cara aseksual mampu terjadi melewati jalur spora yang terbentuk secara endogen di adegan kantung spora atau biasa disebut sporangium. Spora seksual pada jamur tersebut disebut dengan juga konidiospora, yakni spora yang dibentuk dalam konidium.

Pada tahap awal perkembangannya, basidiospora lalu bergerminasi membuat miselium dengan inti haploid. Miselium itu nanti akan tumbuh hingga hifa pada miselium berfusi dengan hifa lain & selanjutnya membuat hifa dikaryotik. Tubuh buak lalu akan terbentuk dengan diiringi kariogami & meiosis pada basidium pada suhu antara 10 hingga 20 derajat celcius & dengan kelembapan 85 hingga 95%.

Jamur tiram juga merupakan jamur yang mampu tumbuh pada batang kayu & dapat dibudidayakan dengan media serbuk kayu. Jamur tiram yang banyak dibudidayakan biasanya jamur tiram yang berwarna putih dengan tudung tanamannya berbentuk bundar dengan diameter sekitar 3 - 15 cm dengan Tangkai yang tidak bercabang.

Gizi yang Terdapat dalam Jamur Tiram 


Tingkat protein yang ada dalam jamur tiram sangat lengkap & jauh lebih tinggi dibanding asparagus & kubis. Akan tetapi, kandungan lemaknya lebih rendah dibanding dengan daging yang biasa kita santap. Jamur tiram juga mempunyai kandungan gizi berupa sembilan asam amino yang baik untuk kesehatan tubuh, menyerupai triptofan, theronin, valin, leusin, meitonin, isoleusin, histidin, & fenilalanin.

Jamur tiram juga mempunyai kandungan gizi yang berupa sumber vitamin B dengan kandungan tiamin (B1), riboflavin (B2), niasin yang sangat tinggi, vitamin C, provitamin D yang mampu di ubah menjadi kandungan vitamin D apabila dibantu dengan cahaya matahari.

Selain itu, jamur tiram ini juga mempunyai gizi berwujud mineral yang sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh, menyerupai fosfor, natrium, kalsium, magnesium, zat besi, seng, tembaga, mangan & kalium.

Sistem Budidaya Jamur Tiram

Beberapa langkah untuk melaksanakan proses budidaya jamur tiram yaitu sebagai berikut :

1 Mempersiapkan media 

Untuk membuat media supaya jamur tiram mau tumbuh dengan cepat yaitu dengan mencampurkan serbuk dari kayu yang digergaji & di campur dengan dedak dan kapur lalu jadikan satu selanjutnya di beri air & diaduk.

Setelah itu adonan dipanaskan dengan menggunakan suhu sekitar seratus derajat. Tujuannya supaya media ini mampu bersih & steril dari basil atau virus yang merugikan bagi pertumbuhan jamur. Media yang sudah jadi lalu dimasukan ke plastik atau polybag.

2 Mempersiapkan lokasi 

Tidak menyerupai tanaman yang lain, budidaya jamur tiram harus disiapkan kawasan atau ruangan khusus yang tertutup. Mengapa harus tertutup?. Karena jamur tiram dalam proses pertumbuhannya nanti, supaya mampu jalan normal perlu suhu udara yang stabil.

Apabila di simpan diluar maka pengaturan suhunya pasti akan susah untuk dilakukan. Ruangan ini mampu di buat dari bambu atau kayu yang simple. Yang paling penting ialah supaya ruangan di buat sedemikian rupa sehingga kelembapan & suhu udaranya mampu stabil & tidak mampu terkena cahaya matahari & air hujan.

3 Mempersiapkan bibit 

Proses budidaya jamur tiram setelah itu yaitu sediakan bibit jamur. Cara untuk memperolehnya yaitu mengambil spora (biji jamur) dari induk atau jamur yang sudah tumbuh dewasa. Jamur yang sudah cukup usia pada badannya akan ada bilah atau sekat yang di dalamnya ada sejenis kantung.

Nah, didalam kantung inilah kita mampu menemukan spora yang apabila ditanam akan menjadi tumbuhan jamur yang baru. Spora ini lalu ditanam ke media yang sudah disediakan, terus ditutup dengan kapas & disimpan dalam ruangan khusus yang juga sudah disediakan sebelumnya.

4 Proses perawatan 

Supaya budidaya jamur tiram mampu berjalan lancar, maka dalam masa pertumbuhannya membutuhkan beberapa perhatian. Selain suhu udara yang harus terus lembab & stabil juga dihindari timbulnya jamur lain pada media yang akan mengganggu kehidupan dari jamur tiram.

Selain itu usahakan supaya semut, kecoa, tikus & binatang pengganggu lain tidak mampu masuk dalam ruangan ini.

5 Masa panen 

Ini ialah waktu yang paling dinanti-nantikan dalam proses budidaya jamur tiram. Apabila proses pertumbuhannya mampu jalan normal & tidak mengalami problem yang berarti, petani jamur tiram mampu memanen hasi budidayanya dalam periode waktu sekitar dua bulan dari masa tanam pertama kalinya.

Dengan pengetahuan yang sudah di sebutkan diatas, diharapkan mampu membantu Teman-teman yang punya niat membuka usaha budidaya jamur tiram. Selamat berbisnis & bertani!
Recent Search Term : ####

Latest

Blog Archive

Hit Me