Responsive Ad Slot

Entri yang Diunggulkan

Info : Cara Menjadi Pemandu Wisata Yang Baik

Ingin menjadi Pemandu Wisata yang berhasil. , Bekerja di  dalam ruangan, dan duduk berhadapan dengan meja serta tumpukan buku atau pun ber...

Ads Slot

Info : Cara Budidaya Jamur Merang Media Kardus Organik

Selasa, 29 September 2015

Jamur merang tumbuh secara alami di media merang atau jerami, sisa dari hasil panen padi. Karena itu jamur ini disebut jamur merang. Tetapi belakangan banyak orang tertarik mengusahakan jamur merang media kardus. Daya tarik ini terlebih alasannya yakni jamur merang yang dihasilkan ternyata semakin bagus & lebih berkwalitas.

Kwalitas jamur merang yang dihasilkan dengan media tanam kardus ini tampak dari warnanya yang putih, baunya yang lebih wangi, & kekenyalannya yang merasa lebih padat. Hal ini agak berbeda dengan jamur merang media merang atau jerami yang berwarna kecoklatan & baunya cenderung agak tengik atau langu.


Pemakaian kardus ini bergotong-royong cukup logis mengingat materi dasar kardus menyerupai dengan kandungan yang ada dalam merang atau jerami, yakni selulosa. Kandungan ini juga ada dalam jaringan yang membentuk pohon. Kertas-kertas yang kita pakai juga mengandung materi yang sama alasannya yakni di buat dari serat pohon. Malah ada petani yang pernah mencoba membudidaya jamur merang dengan memakai kertas bungkus rokok.

Budidaya Jamur Kardus

Jamur kardus, demikian sebutan gres untuk jamur merang media kardus ini, memang mempunyai kelebihan dibanding dengan media tanam konvensional. Kekenyalan jamur yang dihasilkan ternyata juga memengaruhi berat hasil panen secara keseluruhnya. Bahkan sejumlah petani ada yang dapat memetik panennya dalam waktu yang relatif lebih cepat, yakni rata-rata hanya memerlukan waktu sekitar 2 minggu.

Untuk proses pembuatan jamur merang dengan memakai media kardus, secara umum tidak jauh berbeda dengan proses budidaya jamur merang secara konvensional. Dalam hal ini diharapkan kubung dengan ukuran standard 4 x 6 meter persegi & tinggi sekitar 3,5 meter. Kubung dilapisi plastic polyetilin, sedang rangka dinding bab luar mampu di buat dari tembok, bambu anyaman, maupun materi yang lain.

Jauhi Pupuk Kimia

Yang membedakannya yaitu pada media tanamnya. Untuk media kardus, dipakai kardus tebal berwarna coklat yang biasanya digunakan untuk membungkus rokok, mie, maupun minuman instan. Berikut cara pembuatan media kardus & cara budidaya jamur kardus.
  • Dalam pembuatan media, kardus dirobek atau dipotong menjadi bab yang kecil-kecil, kemudian rendam atau campur dengan materi yang lain, menyerupai kapur & dedak (makanan hewan). Bisa juga ditambahkan dengan materi alami yang lain, menyerupai bekatul atau tanaman sayuran. Baiknya jauhi pemakaian pupuk kimia alasannya yakni akan merugikan konsumen. 
  • Setelah tercampur, masukkan atau pindahkan media tanam ini ke atas larikan atau barisan rak didalam kumbung. Diamkan campuran media ini selama sekitar 5 hingga 10 hari. 
  • Setelah itu lakukan pasteurisasi atau sterilisasi untuk membunuh basil di sekitar kumbung. Sekarang ini dilakukan bersihkan juga lantai kumbung biar bersih. Setelah itu diamkan satu hari sebelum ditanam.
  • Ketika penanaman, taburkan bibit jamur secara rata diatas media olahan kardus. Lakukan penanaman saat sore hari untuk menghindari dampak panas.
  • Amati proses pertumbuhan bibit. Biasanya dalam waktu 3 hari sudah akan mulai tumbuh jamur. Setelah itu lakukan penyiraman setiap 3 hari sekali secara rata. 
  • Jamur merang media kardus akan siap panen dalam waktu 1 hingga 2 ahad semenjak dari penanaman. Jamur yang dihasilkan akan berwarna putih dengan bercak pada sebagian tempatnya. Begitu juga baunya terasa lebih harum. Panen baiknya dilakukan pada jamur merang yang memiliki bentuk sudah bundar rata menyerupai telur.

Latest

Blog Archive

Hit Me