Responsive Ad Slot

Entri yang Diunggulkan

Info : Cara Menjadi Pemandu Wisata Yang Baik

Ingin menjadi Pemandu Wisata yang berhasil. , Bekerja di  dalam ruangan, dan duduk berhadapan dengan meja serta tumpukan buku atau pun ber...

Ads Slot

Info : Budidaya Jamur

Senin, 28 September 2015

Sekarang ini materi makanan olahan yang berasal dari jamur sudah tidak abnormal lagi diketemukan di dalam masyarakat. Teman-teman dapat menemui aneka menu jamur di beberapa rumah makan, warung, bahkan juga warung kaki lima. Salah satu jenis jamur yang popular sebagai materi dasar ialah jamur tiram (jamur kayu) atau dalam bahasa latin disebut Pleurotus ostreatus. 

Manfaat Jamur Tiram 


Bersamaan meningkatnya minat masyarakat pada barang makanan yang berasal dari jamur, maka pembudidayaan jamur tiram juga semakin berkembang. Permintaan materi baku jamur tiram meningkat untuk memenuhi undangan pasar.

Banyak pengusaha kecil yang meningkatkan usaha budidaya jamur tiram memerlukan bibit-bibit induk unggulan. Peluang ini dapat Teman-teman manfaatkan dengan jadi penyedia bibit jamur tiram pagi para pengrajin. Bibit ini nanti akan di produksi secara massal oleh para pengrajin.

Budidaya Jamur Tiram

Bersamaan meningkatnya ketertarikan orang-orang pada barang makanan yang datang dari jamur, jadi pembudidayaan jamur tiram juga semakin berkembang. Keinginan materi baku jamur tiram bertambah untuk penuhi cita-cita pasar. 

Banyak entrepreneur kecil yang meningkatkan usaha budidaya jamur tiram memerlukan bibit-bibit induk unggulan. Kesempatan ini mampu Teman-teman gunakan dengan jadi penyedia bibit jamur tiram pagi beberapa pengrajin. Bibit ini nanti bakal di produksi dengan cara massal oleh beberapa pengrajin.

Cara Membuat Media Bibit Induk Jamur Tiram

Di bawah ini ialah beberapa langkah untuk bikin media bibit induk jamur tiram. 
  • Campur materi media (biji-bijian atau serbuk gergaji) dengan perbandingan 1 : 1. 
  • Bersihkan seluruhnya bahan, lalu rebus dalam panci selama 1/2 jam. 
  • Tiriskan materi yang sudah di rebus memakai ayakan. Beri komplemen kapur CaCl3 & gypsum CaSO4 sejumlah masing-masing 1%. Beri sedikit vitamin B kompleks (bisa juga memakai bekatul 15%). Tambahkan air hingga pH mencapai 7. 
  • Kombinasi materi itu dimasukkan dalam kantong-kantong plastik hitam (polybag) atau botol-botol. Sistem ini harus dilakukan pada hari yang sama. Isi wadah kurang lebih separuh, sumbat lisan wadah dengan kapas atau kapuk, lalu ditutup lagi dengan kertas aluminium atau koran. Ikat kuat. 
  • Lakukan sterilisasi pada semua wadah yang sudah di isi. Sistem ini dapat dilakukan pada hari yang sama memakai autoclave (selama 2 jam, pada suhu 121 derajat Celcius, tekanan 1 lb). 
  • Berselang satu hari, lakukan inokulasi apabila suhu media sudah mencapai suhu kamar. Inokulasi dilakukan dari biakan murni ke media PDA dengan perkiraan 2 hingga 3 koloni miselium per wadah. 
  • Inkubasi (diamkan) semua wadah dalam ruangan inkubasi yang bersuku sekitar 22 hingga 28 derajat Celcius. 
  • Jangan lupa mengguncang botol atau wadah bibit (dua/3 kali) setiap hari, semoga penyebaran perkembangan jamur rata.
  • Wadah bibit bakal mulai ditumbuhi jamur yang rata.
  • Jamur yang sudah jadi akan dipakai sebagai bibit induk untuk perbanyakan lagi selama 2 kali putaran. Jika tidak eksklusif dipakai, bibit induk ini dapat disimpan dalam almari pendingin selama satu tahun. 
Bibit-bibit induk (inokulan) yang sudah jadi dapat Teman-teman jual & salurkan ke perkumpulan pembiak jamur tiram yang ada di sekitar Teman-teman untuk di produksi secara besar. Selamat mencoba!

Latest

Blog Archive

Hit Me